Pelaksanaan Lokakarya Ahli Kontrak Level 1 – tentang Tata Cara Penyusunan Rancangan Kontrak Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Pemerintah Kab. Kutai Barat Angkatan II

Sendawar, 20 September 2019 ;
Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah selaku Unit Kerja Pengadaan Barang / Jasa Pemerintah (UKPBJ)
melalui Sub-Bagian Perencanaan dan Pembinaan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa ex-officio Unit Fungsi Pembinaan dan Advokasi melaksanakan kegiatan Ahli Kontrak Level 1 angkatan II sebagaimana telah diumumkan melalui Penjaringan Peserta Lokakarya Ahli Kontrak Level 1 – tentang Tata Cara Penyusunan Rancangan Kontrak Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Pemerintah Kab. Kutai Barat Angkatan II 

Seleksi peserta dilaksanakan pada tanggal 23 – 29 September 2019 dan ditetapkan pada tanggal 30 September 2019 diikuti 37 orang peserta dari target semula 35 orang.

Kegiatan dilaksanakan selama 3 (tiga) hari kerja mulai dari tanggal 01 Oktober – 03 Oktober ini diminati peserta melebihi dari angkatan I terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai 106 (seratus enam) pendaftar secara daring dan belum termasuk pendaftar yang datang menyusul untuk mendaftar secara luring pasca penetapan.  Peserta dengan antusias mengikuti kegiatan yang dilaksanakan oleh narasumber dari Bagian Pengadaan Barang dan Jasa, yaitu Kepala Sub-Bagian Perencanaan dan Pembinaan Bpk. Christian Gamas, S.T.,M.M., Ahli kontrak Bpk. Faizal Risal, S.Ap.,CSPS, dan Ahli Kontrak Ibu Eva Noviyanti, A.Md. Selama dua hari pelaksanaan kegiatan peserta dengan antusias mengikuti proses lokakarya dan dengan serius mengerjakan studi kasus yang ada dan mempresentasikan hasil karya pekerjaannya. Kegiatan diawali dengan pre-test yang memiliki hasil rata-rata sebesar 5,13 dan nilai tertinggi 8,75 dari skala nilai 10, setelah mengikuti rangkaian materi, pengerjaan tugas, presentasi tugas, dan diskusi pada kegiatan lokakarya ini peserta mengikuti post-test dengan hasil rata-rata 6,28 dan nilai tertinggi 9,375 dari skala 10, peningkatan dari pre-test ini menunjukkan bahwa sedikit-banyak materi yang disampaikan mampu menambah pengetahuan dan sikap kerja yang dibutuhkan dalam proses tata cara penyusunan rancangan kontrak.

Kegiatan yang diharapkan dapat memberikan peningkatan pengetahuan fundamental dalam pelaksanaan proses pengadaan barang/jasa pemerintah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah ini direspon dengan positif oleh para peserta dan diminati oleh calon peserta lainnya yang akan mengikuti pada angkatan berikutnya, Kepala Sub-Bagian Perencanaan dan Pembinaan menyatakan bahwa pendaftar kegiatan ini mencapai 106 orang namun karena keterbatasan kuota maka peserta ya bisa diterima sebanyak 37 orang, itupun sudah melebihi dari target peserta yang semula ditargetkan 35 orang. Target dari pelaksanaan lokakarya ini adalah kualitas, bukan sekedar kuantitas dikarenakan secara teori proses belajar orang dewasa akan lebih efektif apabila peserta berkisar antara 20 hingga 25 orang tukasnya.

Kegiatan ini dirancang berfokus untuk perbaikan fundamental secara berkelanjutan, seluruh peserta tidak sekedar selesai mengikuti kegiatan langsung putus sampai dengan materi penyusunan rancangan kontrak dan tidak memiliki keberlanjutan, peserta yang kita nilai berpotensi dan memang berminat kedepan akan kita jadikan pembicara untuk angkatan selanjutnya, bahkan bukan tidak mungkin menjadi narasumber pada angkatan selanjutnya, selain itu juga peserta yang hadir senantiasa aktif berdiskusi melalui group whatsapp bersama dengan angkatan sebelumnya, disitu akan membahas soal dan permasalahan dalam berkontrak. Kedepan juga apabila telah terdapat cukup sumber daya dan kapasitas kelembagaan akan diselenggarakan juga Lokakarya dengan Level 2, Level 3, dan seterusnya yang tiap tingkatan akan mengacu pada LKPP sebagaimana kewenangannya.

Berkelanjutan dari kegiatan ini peserta juga di dorong untuk mengikuti tes keahlian berkontrak yang diadakan oleh rekan-rekan Forum Ahli Kontrak Pemerintah Indonesia (FAKPI), peserta dengan nilai tes keahlian berkontrak yang diadakan oleh FAKPI secara online dan memiliki nilai yang baik selanjutnya akan dipertimbangkan untuk menjadi pemberi pendapat dalam berkontrak di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, walaupun tes tersebut tidak menjadi kewajiban dalam berkontrak dan tidak memiliki dasar hukum penyelenggaraan, namun menurut Kasubag Perencanaan dan Pembinaan soal yang tercakup di dalamnya mendorong logika pikir dan penguasaan terhadap kemampuan menelaah peraturan perundang-undangan dalam aplikasi nya ketika menghadapi permasalahan sehingga dapat dijadikan salah satu indikator kemampuan, minimal dalam pekerjaan sehari-hari. Jadi para “alumni” dari kegiatan ini selain nanti jadi pembicara dan/atau narasumber di kegiatan Pemkab Kutai Barat yang ditetapkan dalam Surat Edaran Sekretaris Daerah, juga bisa memberikan pendapat sesuai dengan tingkatan / jenjang lokakarya yang telah diikuti, syukur-syukur bila di Perangkat Daerah masing-masing melihat “status” personil dari Surat Edaran tersebut dapat diprioritaskan akomodasi dan biaya perjalanan dinas nya bila ada peluang mengikuti Workshop/Lokakarya Ahli Kontrak dari LKPP ujarnya menambahkan. Hasil dari lokakarya ini selanjutnya akan dituliskan dalam bentuk buku, koreksi dan paparan serta diskusi selama kegiatan ini berlangsung akan dipublikasikan dan menjadi bagian dari manajemen pengetahuan yang akan diterbitkan berkala dalam bentuk produk Buletin Efisiensi Pengadaan (Buletin EPEN) yang memang diterbitkan secara berkala oleh Bagian Pengadaan Barang dan Jasa sejak tahun 2017 silam.

Pada Angkatan I yang lalu salah satu yang di kritisi oleh peserta adalah waktu kegiatan yang relatif singkat dan pembahasan yang memang masih minim dikarenakan keterbatasan waktu, dalam hal ini Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa mengevaluasi panitia bahwa dalam penyelenggaraan di Daerah sebaiknya mengupayakan daya ungkit yang dimiliki dalam pengelolaan kegiatan lokakarya, salah satu contoh karena kegiatan diselenggarakan di ruang miliki Sekretariat Daerah sendiri, maka pada angkatan II ini waktu pelaksanaan dibuat menjadi 3 hari sehingga terdapat satu hari penuh khusus untuk berdiskusi. Pada prinsipnya penyelenggaraan Workshop/Lokakarya ini tentu sangat banyak kekurangan dibandingkan kelebihannya dan Bagian Pengadaan barang dan jasa akan senantiasa terus melakukan perbaikan. Acara diakhiri dengan foto bersama dan pembagian Sertifikat Peserta.

Pada kegiatan ini peserta memiliki kesan mayoritas positif dengan beberapa testimoni dari peserta sebagai berikut :

  1. sangat bermanfaat untuk menambah wawasan dan pengetahuan terkait PBJ Pemerintah.
  2. Karena selama ini banyak hal yg belum d pahami mengenai berkontrak setelah kegiatan ini menambah sedikit pengetahuan saya mengenai berkontrak
  3. Alhamdulillah, ini pengalaman baru bagi saya, karena kami di Puskesmas tidak pernah mendapatkannya, semoga apa yang saya dapat ini bisa berguna bagi saya pribadi dan Instansi nantinya, Aamiin
  4. Kegiatan ini sangat lah baik dan membantu kami. Pembicara nya juga menyampaikan Materi sangat baik dan jelas.
  5. Terimakasih untuk kegiatan ini bukan hanya mengerti tentang rancangan kontrak tapi membentuk kepercayaan diri tampil didepan
  6. Bravo !!!
    utk Bagian PBJ yg telah melaksanakan kegiatan loka karya ini, yg sangat membantu serta menambah wawasan bagi para Pejabat Pengadaan dan PPK dalam menyusun Kontrak yg lebih baik, semoga kegiatan semacam ini terus dilaksanakan, sukses terus PBJ, menuju hari esok yg lebih baik bagi Masyarakat Kutai Barat !!!

Saran positif dari peserta kepada Panitia yang disampaikan adalah sebagai berikut :

1. Saran : Semoga acaranya bisa berkelanjutannya
Harapan : Semoga makin banyak Workshop2 yang diadakan lagi,
Sukses Selalu

2. Saran saya : sering lakukan Kegiatan Lokakarya ini utk semua OPD  dan harapan saya semua OPD / PPK nya bisa kerja dg baik dan Benar.

3. Semoga di masa mendatang Subbag PPB PBJ terus melakukan kegiatan srjenis ini, dan dapat menganggarkan dlm kegitannya Uang Lelah bagi Peserta Loka Karya, hahahaaaa …. God bless BPBJ.

4. Materi yg disampaikan kalau bisa per item sehingga mudah di pahami  dan mudah diaplikasikan dalam pekerjaan kontrak

5. Dilakukan terus kegiatan ini sehingga pelaku kontrak memahami penyusunan kontrak barang jasa pemerintah.

6. tingkatkan pelatihan pelatihan terkait pengadaan barang jasa

Bagian Pengadaan Barang dan Jasa mengucapkan terimakasih atas partisipasi peserta, untuk pendaftar yang belum sempat diakomodir bergantung pada ketersediaan waktu akan dilakukan kegiatan sejenis kedepannya.

Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah selaku Unit Kerja Pengadaan Barang / Jasa Pemerintah (UKPBJ) akan senantiasa melakukan pembinaan sumber daya manusia di bidang pengadaan barang/jasa pemerintah guna melakukan perbaikan fundamental, ada banyak hal yang perlu dibenahi, sangat banyak yang masih membayangkan bahwa pengadaan barang/jasa itu lelang lelang dan lelang, hal yang

(Yvn, Dok : Inong, Yuven)

Dokumentasi kegiatan :

Selasa 01 Oktober 2019

  • Pretest

  • Testimoni Peserta Angkatan I Manfaat Lokakarya Tata Cara Penyusunan Rancangan Kontrak
  • Materi Pengantar Kontrak Pengadaan Barang / JasaRabu 2 Oktober 2019

Pemaparan dan presentasi hasil diskusi latihan rancangan kontrak oleh kelompok-kelompok peserta

Kamis 03 Oktober 2019

  • Pembahasan Perbaikan Presentasi Tugas Kelompok Peserta Lokakarya
  • Kontrak Elektronik Menggunakan SPSE
  • Pelaksanaan Post Test
  • Penutupan dan Pembagian Sertifikat