Surat Edaran : Tindak Lanjut Transparansi Dan Akuntabilitas Dalam Mekanisme Pengadaan Barang Dan Jasa Di Kabupaten Kutai Barat

BUPATI KUTAI BARAT

Sendawar, 30 Januari 2018

Kepada
Yth.Sdr/i Kepala OPD
di –
Seluruh Kab.Kutai Barat

 

 

SURAT EDARAN
NOMOR : 027/476/PBJ-TU.P/I/2018
TENTANG
TINDAK LANJUT TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS
DALAM MEKANISME PENGADAAN BARANG DAN JASA
DI KABUPATEN KUTAI BARAT

          Sebagai   tindak    lanjut   Rencana   Aksi   Program   Pemberantasan   Korupsi   Terintegrasl   tahun 201.7/201.8    yang    diperjanjikan    antara    Pemerintah   Kabupaten    Kutai    Barat    dengan   Komis Pemberantasan   Korupsi    Republik   Indonesia,   dimana  salah  satu   rencana    aksi   tersebut   adalah lmplementasi   proses   Pengadaan   Barang   dan  Jasa   yang  menetapkan  prinsip-prinsip   pengadaan barang/jasa  pemerintah yang  efisien,  efektif,  transparan, terbuka, bersaing,  adil/tidak  diskriminatif dan akuntabel. Untuk itu diminta kepada saudara/i untuk :

  1. Mendukung sepenuhnya  Rencana  Aksi  Program   Pemberantasan  Korupsi  Terintegrasi  tersebut. Dukungan  Saudara/i berupa  kerjasama aktif kearah  terpenuhinya target rencana  tersebut. Lebih lanjut   penerapan   akuntabilitas dan   transparansi    pengadaan   barang/Jasa   pemerintah   yang memenuhi etika pengadaan  sebagaimana diatur dalam  Peraturan Bupati Kutai  Barat Nomor : 11 Tahun  201.7  tentang   Kode  Etik  Pengelola  Pengadaan  Ba rang/Jasa  Daerah  Bagian  Pengadaan Barang/Jasa  di Sekretariat  Daerah  Kabupaten  Kutai Barat  dan  hal-hal yang disebutkan melalui surat edaran  ini.
  2. Menyampaikan  Rencana    Umum   Pengadaan  seluruh   DPA-SKPD  sebagai    data   dasar  aplikasi Sistem    Rencana    Umum    Pengadaan    tersebut disampaikan    kepada    Bagian    Pengadaan Barang/Jasa di Sekretariat Kabupaten Kutai Barat, cq. Sub-Bidang  Perencanaan dan  Pembinaan paling lambat tanggat 26 Maret 2018.
  3. Menugaskan   operator  input  data  Rencana  Umum  Pengadaan  terkait  OPD Saudara/i  kedalam sistem  Rencana Umum Pengadaan. Penugasan tersebut  secara lebih rinci dapat dikomunikasikan dan selanjutnya diorganisir oleh Bagian Pengadaan Barang/Jasa Sekretariat Daerah.
  4. Segera   melaksanakan   proses   pengadaan   barang   dan  Jasa   yang memenuhi  ketentuan   e-Procurement yaitu :
    a.  e-Purchasing untuk komoditas produk yang tersedia datam  e-catatogue:
    b.  Pelaksanaan   pemilihan  penyedia   barang/jasa  melalui   lelang elektronik  dan/atau  seleksi ektronik atau  dikenal  dengan  e-Tendering sesegera mungkin mengingat  proses e-Tendering memerlukan waktu proses maksimal 2 (dua) bulan durasi hari kerja.
  5. Agar   Pengguna   Anggaran   selaku   Pimpinan    Perangkat   Daerah   melaksanakan   tata   kelola Pengadaan  Barang/Jasa  yang  mematuhi  etika dan  mencegah   pertentangan  kepentingan  baik secara  langsung maupun  tidak langsung  yang telah diatur dalam  Peraturan  Perundangan  dalam
    perannya menetapkan organisasi  dan perencanaan  pemaketan pengadaan  barang/jasa.
  6. Mendukung   penuh   pemanfaatan   Sistem   Pengadaan   Secara    Elektronik   (SPSE)  Versi   4.2, diharapkan  para  Pejabat  Pembuat  Komitmen, Kelompok   Kerja,   Pejabat  Pengadaan, dan Panitia/Pejabat  Penerima Hasil  Pekerjaan  agar segera  mendaftarkan  diri  untuk  memperoleh nama pengguna  dan kata  kunci  (password)  akun  SPSE 4.2  pada  Bagian  Pengadaan  Barang dan Jasa.
  7. Agar PPK segera berkoordinasi dan mengusulkan usulan a-Tendering hingga proses penyelesalan pekerjaan  secara elektronik melalui SPSE 4.2.
  8. Agar Pejabat Pengadaan memanfaatkan akun SPSE 4.2 untuk pengumuman pengadaan langsung dan Pemilihan  Penyedia Pengadaan Langsung.
  9. PPK melaporkan proses pelaksanaan pengadaan  barang dan jasa dengan secara berkala menyampaikan salinan SPPBJ, Kontrak, dan BAPHP kepada  Bagian Pengadaan  Barang dan Jasa.
  10. Sesuai dengan  ketentuan  yang diatur dalam  Peraturan  Presiden  Nomor  4 Tahun  2015  tentang Perubahan   keempat  atas  Peraturan  Presiden   Nomor   54  Tahun   2010  tentang  Pengadaan Barang/Jasa  Pemerintah   pasal  17  ayat (2) huruf  g angka  4) Dokumen  Asli Pemilihan  Penyedia Barang Jasa disimpan  unit kearsipan  di ULP yang saat ini telah terkelola dengan maturitas level 4, oleh   LKPP  sehingga   Pejabat  Pembuat  Komitmen   dalam   melaksanakan  tugas  memproses pengajuan  pencairan  hanya mengupayakan keberadaan  buku kontrak asli saja dan melampirkan Salinan  dokumen  pemilihan  penyedia  sesuai  dengan   peraturan  yang  telah   ditetapkan  oleh Presiden Republik  Indonesia.
  11. Pejabat Pengadaan  sebagaimana  telah diatur  dalam  Peraturan  Presiden  Nomor  4 Tahun 2015 tentang  Perubahan  keempat atas  Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010  tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah pasal 17 ayat (2) huruf g angka 4) sehingga  Pejabat Pembuat Komitmen dalam  melaksanakan tugas memproses  pengajuan  pencairan  hanya mengupayakan keberadaan buku  kontrak asli saja  dan  melampirkan Salinan  dokumen   pemilihan penyedia  sesuai  dengan peraturan yang telah ditetapkan oleh Presiden Republik Indonesia.
  12. Pelabat Pengadaan dapat memanfaatkan unit kearsipan  pada Unit Layanan Pengadaan yang saat ini  telah   terkelola   dengan   maturitas  level  4  oleh  LKPP  dalam   Penyimpanan   Dokumen   Asli Pemilihan  Penyedia.
  13. Ketentuan  pada butir  11 dan 12 telah diselaraskan dan sesuai dengan pengelolaan  kelengkapan Dokumen   Pencairan   Dana  yang  berdasarkan   Surat   Keputusan   Bupati   Kutal   Barat Nomor   :  990/K.05/2018       tentang       Petunjuk      Teknis      Peruntukan       Belanja       dan      Ketentuan
    Pertanggungjawaban Belanja.

          Segala  bentuk  kendala potensi  pelanggaran dan  permasalahan dalam proses Pengadaan Barang dan Jasa akan  di dokumentasikan dan secara  berkala  dilaporkan dan senantiasa  di monitoring oleh Komisi Pemberantasan Korupsi Republik  Indonesia  melalui kanal  komunikasi yang berkesesuaian.

          Demikian  untuk menjadi perhatian dan agar dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.

 

                                                                                                             BUPATI KUTAI BARAT,

                                                                                                                            Ttd

                                                                                                                  FX. YAPAN, S.H

Tembusan disampaikan kepada yth :
1. Wakil Bupati Kutai Barat di – Sendawar
2. Ketua DPRD Kabupaten Kutai Barat di – Sendawar
3. Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Barat di – Sendawar
4. Inspektur Inspektorat Wilayah Kabupaten Kutai Barat di – Sendawar

Download Surat Edaran :
Tindak Lanjut Transparansi Dan Akuntabilitas Dalam Mekanisme Pengadaan Barang Dan Jasa Di Kabupaten Kutai Barat