bagianpbj.kutaibaratkab.gov.id Peningkatan kompetensi SDM pelaku pengadaan barang dan jasa dengan mendayagunakan Perangkat Daerah terkait sangat diperlukan sebagai tindak lanjut atas perubahan Perpres no 16 tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah pada Perpres No 12 tahun 2021 yang baru saja terbit.

Dalam pertemuan secara online (24/2) melalui aplikasi ZOOM tentang Sosialiasi Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021 Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 Tentang Pengadaan Barang Dan Jasa Pemerintah yang diiikuti seluruh perwakilan UKPBJ se Indonesia. Kepala LKPP RI Roni Dwi Susanto menyampaikan bahwa untuk kabupaten/kota rata-rata pemenuhan formasi jabatan fungsional pengadaan relatif rendah yaitu kisaran 14,30 persen untuk itu diharapkan bahwa dalam waktu jangka pendek akan dipacu sehingga meningkat menjadi 50 persen sehingga profil kelembagaan (maturitas UKPBJ) diharapkan segera mencapai level 3 yaitu proaktif.

Sebelum dikenal istilah PPK, dalam pelaksanaan anggaran pernah dikenal istilah Pimpinan Proyek (PimPro) atau Pimpingan Bagian Proyek (PimBaPro), kesan yang tampak pada kedua jabatan itu adalah suatu posisi yang memiliki otoritas yang besar dalam pelaksanaan proyek. Lalu pada masa itu memancing banyak pihak yang berkeinginan dan berkepentingan untuk mengintervensi kedua jabatan tersebut. Saat ini reformasi birokrasi yang semakin membaik dan pembangunan yang diharapkan dapat semakin merata, PPK diharapkan dapat semakin profesional dan harus terbebas dari intervensi. Terlebih pada masa saat ini, metodolegi peningkatan kapasitas PPK ini juga telah memiliki banyak model pelatihan dan tipologi PKK yang dikembangkan oleh LKPP selaku Lembaga Pemerintah yang mengelolakan kebijakan dalam Pengadaan Barang dan Jasa.

Sebagai catatan, dengan merujuk kepada Surat Edaran LKPP Nomor 8 tahun 2020 tentang Tipologi Pejabat Pembuat Komitmen dan Standar Kompetensi Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah untuk Pejabat Pembuat Komitmen yang menegaskan bahwa Tipologi PPK dibagi menjadi tiga, dimana Tipe A adalah tipologi PPK yang tertinggi.

Pada PPK tipe C adalah tipe PPK yang menangani pekerjaan dengan kategori Manajemen Kontrak Sederhana yang bersifat rutin, operasional, standar, atau bersifat berulang/ repetisi, lalu pada PPK Tipe B adalah PPK yang menangani pekerjaan dengan kategori Manajemen Kontrak yang umum atau lazim ada dalam suatu organisasi, namun tidak termasuk dalam kategori pekerjaan kompleks, dan terakhir PPK tipe A adalah PPK yang menangani pekerjaan dengan kategori Manajemen Kontrak yang kompleks, yaitu yang memiliki risiko tinggi, memerlukan teknologi tinggi, menggunakan peralatan yang didesain khusus, menggunakan penyedia jasa asing, dan/atau sulit mendefinisikan secara teknis bagaimana cara memenuhi kebutuhan dan tujuan pengadaan barang/jasa dan/atau sederhana.M

Mengingat saat ini tidak ada satupun ASN Pemkab Kutai Barat yang telah memiliki sertifikat kompetensi Okupasi PPK maka peningkatan kompetensi SDM pelaku PBJ di lingkup Pemkab Kutai Barat diperlukan dengan mendayagunakan Perangkat Daerah terkait yang memiliki kewenangan dan Tugas Fungsi dalam hal peningkatan SDM ASN seluruh Kutai Barat, atau setidaknya arah/ road map menuju peningkatan SDM PPK tersebut sudah mulai disusun.

Upaya UKPBJ kubar sebelumnya (pernah), yaitu pada poin 10 surat Bupati Kutai Barat yang ditujukan kepada seluruh Kepala Perangkat Daerah Nomor 027/2004/PBJ-TU.P/VI/2019 tanggal 13 Juli 2019 silam, dalam hal ini maksud yang ingin disampaikan adalah demi menunjang tugas dan wewenang PA/ KPA yang bertindak sebagai PPK, maka dipandang perlu untuk mendayagunakan Sumber Daya Manusia Perangkat Daerah untuk dapat didorong dalam mengikuti Pelatihan dan Pengembangan SDM berbasis kompetensi di bidang Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah secara lebih intensif mengingat clustering SDM Pelaku Pengadaan turut diperluas sesuai yang diamanatkan dalam Perpres 12 tahun 2021 ini.

Dengan demikian maka kami mengharapkan anda mulai bisa memiliki bayaangan mengenai “seberapa penting Kompetensi Okupasi PPK ?”, untuk itu jawabannya Kami kembalikan kepada penilaian pemirsah…..yuuuk mareee

Penulis : YNP

Editor : EBP

Illustrator : TJS@92

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *